Dia
cantik…
Dia
Smart…
Dia
Menarik…
Namun
sayang dari sekian banyak pria itu, tidak ada satu pun dari mereka yang ia
pilih. Bukan. Bukan karena ia tidak bisa memilih karena saking terlalu banyaknya pilihan sehingga membuatnya bingung,
melainkan ia memang tidak ingin memilih. Tidak akan!
Banyak
pria yang mengangguminya, namun ia tidak pernah luluh sedetikpun dengan rayuan
gombal pulau kelapa yang mereka tujukan padanya.
Banyak
pria yang mencintainya, namun tidak sedetikpun ia mencintai mereka. Bukan. Bukan
karena ia tidak tahu rasa bagaimana caranya membalas cinta, tapi justru karena
ia sangat begitu tahu rasa sehingga membuatnya tidak terpikirkan untuk sedikit
saja membalas cinta mereka. Tidak akan pernah !
Karina
begitu membenci pria. Karena baginya, pria hanyalah binatang. Tak pantas untuk
ia cintai sebagaimana ia mencintai manusia.
Karena
begitu membenci pria. Karena baginya, pria bukanlah manusia, melainkan setan.
Setan bertubuh hitam yang dipenuhi dengan bulu hitam lebat menutupi hampir
seluruh badannya, dengan mata yang merah menyala, dengan cengkaraman tangannya
yang kuat, yang telah membuat ruh Ibu berpisah dari raganya.
Nyawa
Ibu hilang bukan ditangan malaikat, melainkan ditangan setan berlendir dan
berbau busuk itu. BANGSAT !
Sejak
itu, tidak ada lagi pria yang ia cintai. Ia hanya berpura-pura mencintai, lalu
membuat mereka mati. Mati rasa dalam bercinta dan tidak akan pernah bisa lagi
merasakan nikmatnya surga dunia.
Karina
menjadi Artis Ibu kota. Membuatnya semakin dikenal oleh banyak orang.
Membuatnya semakin dikagumi banyak orang. Bukan. kali ini bukan hanya pria
saja. Tapi juga wanita.
Karina
mencintai wanita. Dia menjalani cinta pertamanya dengan Reyna kekasih
wanitanya. Karina tidak lagi bercinta dengna pria, kali ini dia lebih menikmati
sensasi bercinta dengan wanita.
Wanita
adalah makhluk yang begitu ia hargai. Begitu ia cintai. Sebagaimana ia
menghargai dirinya. Mencintai Ibunya.
Sampai
pada akhirnya, waktu merubah segalanya !
Reyna
ternyata tidak hanya mencintai Karina, tetapi ia juga mencintai pria. Karina
terluka. Ia kecewa pada wanita.
Karina
tidak lagi mau merasa. Tidak lagi mau jatuh cinta. Tidak lagi mau bercinta. Ia
sudah mati rasa.
Karina
mengidap penyakit kanker payudara. Disaat kepopularitasan berada di puncaknya.
Karina menjalani serangkaian operasi dan juga kemotrapi.
Karina
kehilangan karirnya. Ia mundur dari dunia keartisan.
Karina
terpesona. Untuk yang pertama kalinya pada seorang pria. Dokter muda yang ia
kenal di RS Permata Cinta. Dia adalah, Rama!
***
(Cut
to : kisah percintaan Karina dan Rama yang penuh dengn airmata… hiks !)
***
Bintaro, 5 Juni 2011. 01.27 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar